Minggu, 08 Juli 2012

Pariwisata Bali dituntut memiliki kreativitas

DENPASAR: Mantan wakil presiden Indonesia, Jusuf Kalla menyatakan kreativitas adalah kunci utama memelihara seluruh potensi pariwisata di Provinsi Bali agar devisa negara yang berasal dari wisatawan mancanegara tidak berkurang.
Selain memupuk devisa Negara, Kalla melanjutkan, wisatawan mancanegara dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat dengan produk barang yang dihasilkan dari Bali. 
"Namun, bila tak dijaga dengan serius, posisi itu akan memudar dan turis pun meninggalkan Pulau Dewata itu," katanya seusai seminar nasional dengan kalangan civitas akademika di Universitas Udayana di Denpasar, Provinsi Bali, hari ini.
Pada konteks produk, lanjut dia, Bali memiliki brand tersendii yang tidak dimiliki daerah lain. Pada branding product, jelas kerajinan Bali mampu dijual lebih mahal. "Dengan itu, pariwisata Bali mampu membuat memberi nilai tambah," katanya.
Namun jika tidak pandai merawat dan melestarikan, lanjut dia, wisatawan akan dengan sendirinya memudar dan enggan berkunjung ke Bali.  
"Sekarang kemacetan sudah dikeluhkan. Turis mulai kurang nyaman. Malah Time sudah menyebut seperti neraka," kata Kalla.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar