DENPASAR: Mantan wakil presiden Indonesia, Jusuf Kalla menyatakan
kreativitas adalah kunci utama memelihara seluruh potensi pariwisata di
Provinsi Bali agar devisa negara yang berasal dari wisatawan mancanegara
tidak berkurang.
Selain memupuk devisa Negara, Kalla melanjutkan, wisatawan mancanegara
dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat dengan produk barang yang
dihasilkan dari Bali.
"Namun, bila tak dijaga dengan serius, posisi itu akan memudar dan
turis pun meninggalkan Pulau Dewata itu," katanya seusai seminar
nasional dengan kalangan civitas akademika di Universitas Udayana di
Denpasar, Provinsi Bali, hari ini.
Pada konteks produk, lanjut dia, Bali memiliki brand tersendii yang
tidak dimiliki daerah lain. Pada branding product, jelas kerajinan Bali
mampu dijual lebih mahal. "Dengan itu, pariwisata Bali mampu membuat
memberi nilai tambah," katanya.
Namun jika tidak pandai merawat dan melestarikan, lanjut dia, wisatawan
akan dengan sendirinya memudar dan enggan berkunjung ke Bali.
"Sekarang kemacetan sudah dikeluhkan. Turis mulai kurang nyaman. Malah Time sudah menyebut seperti neraka," kata Kalla.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar